KENDURI CINTA CAK NUN “KECELA KECELE”

0
144

ppmk.web.id – Jakarta, 10 Maret 2017 – Taman Ismail Marzuki kembali menjadi tempat rutinitas Maiyah atau Kenduri Cinta MH. Ainun Najib (Cak Nun). Acara yang dimulai dari pukul 20.30 sudah membuat para jamiyah maiyah terlihat sangat antusias dalam menunggu Siraman Kedamaian dari Cak Nun yang dalam kesempatan hari ini bertemakan “Kecela Kecele”.

Menurut Cak Nun, Kecela kecele merupakan kiasan makna dari manusia yang tidak terpenjara, maksudnya adalah mereka yang tidak terjebak kedalam hal-hal yang masih bersifat abstrak.

Berkaitan dengan kondisi Bangsa Indonesia saat ini yaitu kondisi yang masih belum bisa memahami bagaimana cara menata diri dalam konteks NKRI,serta masih memperdebatkan kebutuhan primer dan sekundernya. Maka untuk menjawab perdebatan tersebut, tidak harus dibutuhkan pemikiran yang njelimet, bahkan harus dipikir secara sederhana. Ungkapnya.

“Secara sederhana, ketika mau mengimplementasikan NKRI menjadi bagian dari pribadi masing-masing individu, manusia diarahkan untuk memahami makna surat alfatihah”. Tegasnya.

Pada konteks kecintaan terhadap Tuhan, yang terdapat dalam kandungan makna surat alfatihah, dibutuhkan trash (keyakinan) dari makhluknya untuk terus berjalan lurus dalam meneguhkan hati terhadap Tuhannya. Karena apapun yang akan terjadi di Negara Indonesia pada hakikatnya tidakklah luput atas kehendakNya.

“Sehingga sebagai manusia, tidak perlu memikirkan dampak terhadap dirinya. Karena Tuhan tidak akan memberikan sesuatu yang tidak akan dilakukan oleh manusia diluar kemampuannya” Imbuhnya.

Sebagai bekal terakhir, dalam memahami puncak pemahaman kontrak terhadap TuhanNya, diharapkan agar terus mengamalkan apa yang sudah menjadi kebiasaan manusia itu sendiri, yang penting Tuhanlah sebagai harapan terakhirnya agar manusia itu tidak terjebak dalam fotamorgana dunia. Pungkasnya.

(Fy)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY